May 23, 2018

Buku Guru Prakarya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru Prakarya Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru Prakarya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Ruang lingkup mata pelajaran prakarya untuk SMP kelas IX meliputi empat aspek, yaitu Kerajinan, Rekayasa, Budi Daya, dan Pengolahan. Dimana dari ke empat aspek itu para siswa diharapkan mampu untuk membuat produk dengan memanfaatkan potensi dari alam sekitar. Buku Prakarya kelas VII ini merupakan edisi revisi yang disusun dengan mengacu kepada kurikulum 2013 yang telah disempurnakan, baik kompetensi inti maupun kompetensi dasar. Untuk membantu siswa memahami materi Prakarya pada setiap pembahasan disertai dengan gambar dan penugasan yang mengajak siswa untuk aktif bereksplorasi dengan lingkungannya maupun media belajar lainnya.

Semoga buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru Prakarya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru Prakarya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru PJOK Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru PJOK Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru PJOK Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran, sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk Kelas IX SMP/MTs yang disajikan dalam buku ini juga tunduk pada ketentuan tersebut. PJOK bukan berisi materi aktivitas yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan peserta didik, atau mata pelajaran yang membaginya menjadi pengetahuan tentang kesehatan dan keterampilan berolahraga. PJOK adalah mata pelajaran yang membekali siswa dengan pengetahuan tentang gerak jasmani dalam berolahraga serta faktor kesehatan yang dapat mempengaruhinya, keterampilan dalam melakukan gerak jasmani dalam berolahraga dan menjaga kesehatannya, serta sikap perilaku yang dituntut dalam berolahraga dan menjaga kesehatan sebagai suatu kesatuan yang utuh sehingga terbentuk peserta didik yang sadar kebugaran jasmani, sadar olahraga, dan sadar kesehatan.

Aktivitasnya dirancang berbasis aktivitas terkait dengan sejumlah jenis gerak jasmani/olahraga dan usaha-usaha menjaga kesehatan yang sesuai untuk peserta didik Kelas IX SMP/MTs. Aktivitas-aktivitas tersebut dirancang untuk membuat peserta didik terbiasa melakukan gerak jasmani dan berolahraga dengan senang hati karena merasa perlu melakukannya dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani baik melalui gerak jasmani dan olahraga maupun dengan memperhatikan faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhinya. Sebagai mata pelajaran yang mengandung unsur muatan lokal, tambahan materi yang digali dari kearifan lokal dan relevan dengan mata pelajaran ini sangat diharapkan untuk ditambahkan sebagai pengayaan dari buku ini.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru PJOK Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru PJOK Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.


Buku Guru Seni Budaya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru Seni Budaya Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru Seni Budaya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran, sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup Kompetensi Dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan Kompetensi Dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

Seni Budaya untuk Kelas IX SMP/MTs yang disajikan dalam buku ini juga tunduk pada ketentuan tersebut. Seni Budaya bukan aktivitas dan materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan siswa sebagaimana dirumuskan selama ini. Seni Budaya harus mencakup aktivitas dan materi pembelajaran yang memberikan kompetensi pengetahuan tentang karya seni budaya dan kompetensi sikap yang terkait dengan seni budaya. Seni Budaya dalam Kurikulum 2013 dirumuskan untuk mencakup sekaligus studi karya seni budaya untuk mengasah kompetensi pengetahuan, baik dari karya maupun nilai yang terkandung di dalamnya, praktik berkarya seni budaya untuk mengasah kompetensi keterampilan, dan pembentukan sikap apresiasi terhadap seni budaya sebagai hasil akhir dari studi dan praktik karya seni budaya.

Pembelajarannya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya, yaitu seni rupa, tari, musik, dan teater yang diangkat dari tema-tema seni yang merupakan warisan budaya bangsa. Selain itu juga mencakup kajian warisan budaya yang bukan berbentuk praktik karya seni budaya. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya terkait dengan studi dan praktik karya seni budaya, melainkan juga melalui pelibatan aktif tiap siswa dalam kegiatan seni budaya yang diselenggarakan oleh kelas maupun sekolah. Sebagai mata pelajaran yang mengandung unsur muatan lokal, tambahan materi yang digali dari kearifan lokal dan relevan sangat diharapkan untuk ditambahkan sebagai pengayaan dari buku ini.

Sesuai dengan konsep Kurikulum 2013, buku ini disusun dengan mengacu pada pembelajaran Seni Budaya secara terpadu dan utuh. Keterpaduan dan keutuhan tersebut diwujudkan dalam setiap pengetahuan yang diajarkan, pembelajarannya harus dilanjutkan sampai siswa terampil dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret dan abstrak dalam bentuk atau terkait dengan karya seni budaya, dan bersikap sebagai manusia dengan rasa penghargaan yang tinggi terhadap karya-karya seni warisan budaya dan warisan budaya bentuk lainnya.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak untuk berani mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru Seni Budaya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru Seni Budaya Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Bahasa Inggris adalah bahasa utama dalam komunikasi antarbangsa dan pergaulan dunia. Makin datarnya dunia dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan pergaulan tidak dapat lagi dibatasi oleh batas-batas negara. Kurikulum 2013 menyadari peran penting bahasa Inggris tersebut. Kurikulum 2013 dirancang untuk menyongsong model pembelajaran abad ke-21. Di dalamnya terdapat pergeseran pembelajaran dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu dari berbagai sumber belajar melampaui batas guru dan satuan pendidikan. Peran bahasa Inggris dalam model pembelajaran seperti itu menjadi sangat sentral mengingat lebih banyak sumber belajar yang menggunakan bahasa Inggris dibandingkan bahasa lainnya.

Sejalan dengan peran di atas, pembelajaran Bahasa Inggris untuk SMP/MTs Kelas IX ini disusun untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para siswa. Penyajiannya menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis teks, baik lisan maupun tulis dengan menempatkan bahasa Inggris sebagai sarana berkomunikasi, berpikir, dan mengolah rasa. Pemahaman terhadap jenis, kaidah, dan konteks suatu teks ditekankan sehingga memudahkan siswa menangkap makna yang terkandung dalam suatu teks dan menyajikan informasi, gagasan, pikiran, dan perasaan dalam bentuk teks secara kontekstual sehingga mudah dipahami orang lain. Komunikasi yang disajikan di sini adalah komunikasi sehari-hari. Bagi beberapa sekolah dan daerah yang telah mengajarkan Bahasa Inggris mulai dari kelas-kelas akhir SD/MI, materi yang disajikan perlu diperkaya dengan materi tambahan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, walaupun struktur pembelajarannya tetap mengacu pada
model yang ada dalam buku ini.

Sebagai bagian dari Kurikulum 2013 yang menekankan pentingnya keseimbangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan, kemampuan berbahasa Inggris dibentuk melalui pembelajaran berkelanjutan. Pembelajaran model ini dimulai dengan peningkatan kompetensi pengetahuan tentang jenis, kaidah, dan konteks suatu teks, dilanjutkan dengan kompetensi keterampilan menyajikan suatu teks tulis dan lisan, baik terencana maupun spontan dengan pelafalan dan intonasi yang tepat. Pembelajaran berkelanjutan ini bermuara pada pembentukan sikap kesantunan berbahasa.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak untuk berani mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam berbagai bentuk kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru IPS Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Bila pada jenjang SD/MI, semua mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah mulai dipisah menjadi mata pelajaran.

Kurikulum 2013 menuntut pembelajaran IPS secara terpadu, supaya pembelajaran IPS lebih bermakna bagi peserta didik dalam konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan utuh. Mata Pelajaran IPS mengkaji berbagai aspek kehidupan masyarakat secara terpadu, karena kehidupan masyarakat sebenarnya merupakan sebuah sistem dan totalitas dari berbagai aspek. Kehidupan masyarakat bersifat multidimensional, sehingga pembelajaran IPS yang dilaksanakan secara terpadu diharapkan mampu mengantarkan dan mengembangkan kompetensi peserta didik ke arah kehidupan masyarakat dengan baik dan fungsional, memiliki kepekaan sosial, dan mampu berpartisipasi dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi.

Sebagai transisi menuju ke jenjang pendidikan menengah, pemisahan ini masih belum dilakukan sepenuhnya. Bidang-bidang ilmu Geografi, Sejarah, Sosiologi, Antropologi, dan Ekonomi masih perlu disajikan sebagai suatu kesatuan dalam mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Pembelajarannya ditujukan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi siswa SMP/MTs tentang konsep konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas-aktivitas sosial di dalamnya. Mata Pelajaran IPS dirumuskan atas dasar realitas sosial, baik pada tataran nasional, ASEAN, maupun global. Pelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran wajib di SMP/MTs dengan ruang lingkup materi adalah geografi, sosiologi, ekonomi, dan sejarah. Pembelajaran IPS perlu diorganisasikan dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner atau transdisipliner dari ilmu-ilmu sosial, humaniora, dan psikologi perkembangan peserta didik. Mata Pelajaran IPS dilaksanakan melalui pembelajaran terpadu dengan menggunakan geografi sebagai titik tolak (platform) kajian dengan pertimbangan semua kejadian terikat dengan lokasi. Tujuannya adalah menekankan pentingnya interaksi antarruang dalam memperkokoh NKRI. Pembelajaran IPS di SMP lebih mengutamakan realitas sosial sebagai materi pembelajaran untuk mengembangkan sikap peduli sosial, berpikir logis, sistematis, kritis, analitis, dan keterampilan sosial dalam menghadapi abad ke-21.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatanpada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam. Sebagai edisi pertama, buku ini sangat terbuka terhadap masukan dan akan terus diperbaiki dan disempurnakan.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru IPA Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru IPA Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru IPA Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta didik dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Bila pada jenjang SD/MI, sebagian besar mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah mulai dipisah-pisah menjadi mata pelajaran.

Sebagai transisi menuju ke pendidikan menengah, pemisahan ini masih belum dilakukan sepenuhnya bagi peserta didik SMP/MTs. Materi-materi dari bidang-bidang ilmu Fisika, Kimia, Biologi, serta Ilmu Bumi dan Antariksa masih perlu disajikan sebagai suatu kesatuan dalam mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi peserta didik SMP/MTs tentang prinsip-prinsip dasar yang mengatur alam semesta beserta segenap isinya.

Buku IPA Kelas IX SMP/MTs ini disusun dengan pemikiran di atas. Bidang ilmu Biologi dipakai sebagai landasan (platform) pembahasan bidang ilmu yang lain. Makhluk hidup digunakan sebagai objek untuk menjelaskan prinsip-prinsip dasar yang mengatur alam seperti objek alam dan interaksinya, energi dan keseimbangannya, dan lain-lain. Melalui pembahasan menggunakan bermacam bidang ilmu dalam rumpun ilmu pengetahuan alam, pemahaman utuh tentang alam yang dihuninya beserta benda-benda alam yang dijumpai di sekitarnya dapat dikuasai oleh peserta didik SMP/MTs.

Sebagai salah satu rumpun ilmu yang digunakan untuk mengukur kemajuan pendidikan suatu negara, pemahaman peserta didik suatu negara terhadap IPA dibandingkan secara rutin sebagaimana dilakukan melalui TIMSS (The Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Program for International Student Assessment). Melalui penilaian internasional seperti ini, kita dapat mengetahui kualitas pembelajaran IPA di Indonesia dibandingkan dengan negara -negara lain. Materi IPA pada Kurikulum 2013 ini telah disesuaikan dengan tuntutan penguasaan materi IPA menurut TIMSS dan PISA.

Sesuai dengan konsep Kurikulum 2013, buku ini disusun mengacu pada pembelajaran IPA secara terpadu dan utuh. Untuk setiap pengetahuan yang diajarkan, pembelajarannya harus dilanjutkan hingga menjadikan peserta didik terampil dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret dan abstrak. Selain itu, peserta didik diarahkan agar mampu bersikap sebagai makhluk yang mensyukuri anugerah alam semesta yang dikaruniakan kepadanya melalui pemanfaatan yang bertanggung jawab.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, peserta didik didorong untuk berani mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkaya kegiatan dengan mengkreasi bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru IPA Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru IPA Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.


Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Berkat kuasa Allah SWT penulis bisa menuntaskan Buku Guru Matematika Kelas IX SMP/MTs Kurikulum 2013 edisi revisi pertama ini. Buku ini disusun berdasarkan Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Selain itu, buku ini juga ditulis dengan menyesuaikan materi dan kompetensi berdasar standar internasional seperti PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey).

Ibu dan Bapak guru yang terhormat, banyak masalah pembelajaran matematika dan juga dalam dunia pendidikan pada umumnya yang kita hadapi di negari tercinta ini. Banyak hal yang harus kita lakukan bersama sebagai upaya mempersiapkan anak bangsa, generasi penerus bangsa. Salah satunya dengan membelajarkan siswa dengan harapan agar mereka berketuhanan, berperikemanusiaan, berpengetahuan, dan berketerampilan melalui pendidikan matematika. Tugas tersebut memang berat tetapi ini merupakan tugas mulia, dan menuntut tanggung jawab yang besar. Ibu dan Bapak guru telah memilih atau terpilih menjadi guru berarti adalah orang-orang mulia, pahlawan bangsa. Ibu dan Bapak guru adalah orang yang berada di garda terdepan dan penentu utama yang bertindak sebagai pengembang kurikulum yang mengenal karakteristik siswa dengan baik.

Kurikulum apapun namanya tidak akan sukses tanpa peran aktif guru. Sebagai orang yang berada di garda terdepan tentu Ibu dan Bapak guru akan diikuti dan dicontoh oleh yang ada di belakangnya yaitu anak-anak didik kita bahkan masyarakat. Untuk itu, marilah berikan yang terbaik untuk anak-anak didik kita. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kekuatan dan memudahkan langkah Ibu dan Bapak guru dalam mengemban tugas mulia tersebut. Ibu dan Bapak Guru dalam membelajarkan buku ini sebisa mungkin menghindari pembelajaran dengan memberikan semua pengetahuan secara langsung atau dengan metode lama yaitu ceramah. Ibu dan Bapak Guru diminta mengajak, mengarahkan, dan memandu siswa secara aktif menggali pengetahuan, menemukan dan mengkontruksi suatu konsep dengan beraktivitas dan bernalar melalui kegiatan-kegiatan yang disajikan dalam buku ini. Pembelajaran matematika diarahkan agar siswa mampu berpikir rasional, kritis dan kreatif, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi pada ilmu pengetahuan, mampu berkomunikasi dan bekerjasama, jujur, konsisten, dan tangguh dalam menghadapi masalah. Untuk itu, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan pembelajaran ilmiah (scientific) yang mencakup lima metode, yaitu (1) mengamati suatu objek, fenomena, kejadian, atau informasi lainnya; (2) membuat pertanyaan/ menanya; (3) menggali/ mengumpulkan informasi/ mencoba; (4) menalar/ mengasosiasi/ menganalisa; dan (5) mengkomunikasikan.

Pembahasan materi dalam buku ini selalu didahului dengan pengetahuan konkret yang dijumpai siswa dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan konkret tersebut dipergunakan sebagai jembatan untuk menuju ke dunia matematika abstrak melalui pemanfaatan simbol-simbol matematika yang sesuai melalui permodelan. Sesampainya pada ranah abstrak, metode-metode matematika diperkenalkan untuk menyelesaikan model permasalahan yang diperoleh dan mengembalikan hasilnya pada ranah konkret. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa dilatih untuk mencari informasi dari sumber belajar lain seluas-luasnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersedian kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan dan media belajar lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Terkait dengan materi, dalam Kurikulum 2013 sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang data dan peluang; pola dan barisan bilangan, aljabar, dan bangun; serta transformasi geometri. Keseimbangan antara matematika bilangan dan matematika pola dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika termasuk dalam masalah dalam kehidupan nyata. Kompetensi keterampilan berfikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui pemodelan, pembuktian dan perkiraan/pendekatan.

Adapun kompetensi dasar yang berkenaan dengan sikap spiritual dan sikap sosial ditumbuhkan melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu melalui pembelajaran kompetensi pengetahuan (KD pada KI-3) dan kompetensi keterampilan (KD pada KI-4), dan melalui pembiasaan dan keteladanan. Implementasi Kurikulum 2013 yang telah berjalan selama tiga tahun ini telah mendapat tanggapan yang positif dan masukan yang sangat berharga. Berbagai evaluasi dan revisi juga dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hal tersebut dipergunakan semaksimal mungkin, salah satunya dalam menyiapkan buku untuk menyempurnakan implementasi pada tahun ajaran 2015/2016 dan seterusnya. Sebagai edisi revisi pertama, buku ini sangat terbuka dan perlu dilakukan perbaikan untuk penyempurnaan.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru Matematika Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Buku teks mata pelajaran Bahasa Indonesia ditulis dengan tujuan agar para siswa memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai keperluan dalam kegiatan sosial. Kegiatan yang dirancang dalam buku diharapkan dapat membantu siswa dalam mengembangkan kompetensi berbahasa yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengembangan buku teks Bahasa Indonesia ini berbasis genre. Genre dimaknai sebagai kegiatan sosial yang memiliki jenis yang berbeda sesuai dengan tujuan kegiatan sosial tersebut dan tujuan komunikatifnya. Setiap genre memiliki kekhasan cara pengungkapan (struktur retorika teks) dan kekhasan unsur kebahasaan. Inilah cara pandang baru tentang bahasa. Jika KTSP menekankan pendekatan komunikatif, Kurikulum 2013 lebih menajamkan efek komunikasi dan dampak fungsi sosialnya.

Buku edisi revisi ini merupakan penyempurnaan dari buku sebelumnya sebagai implikasi dari terbitnya kurikulum 2013 yang telah disempurnakan, meskipun demikian buku ini masih perlu adanya perbaikan dan penyempurnaan.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru B. Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



May 22, 2018

Buku Guru PPKn Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru PPKn Kelas 9 SMP/MTs 
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru PPKn Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai mata pelajaran dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air dalam konteks nilai dan moral Pancasila, kesadaran berkonstitusi Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, nilai dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kurikulum 2013 pembelajaran difokuskan pada pencapaian tiga tingkat kompetensi, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibelajarkan secara utuh. Pada mata pelajaran PPKn, pengembangan kompetensi tersebut meliputi seluruh dimensi kewarganegaraan, yakni: (1) sikap kewarganegaraan termasuk keteguhan, komitmen dan tanggung jawab kewarganegaraan (civic confidence, civic committment, and civic responsibility); (2) pengetahuan kewarganegaraan; (3) keterampilan kewarganegaraan termasuk kecakapan dan partisipasi kewarganegaraan (civic competence and civic responsibility). Pembahasannya dilakukan secara utuh meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dirancang berbasis aktivitas, dikaitkan dengan sejumlah tema kewarganegaraan, yang diharapkan dapat mendorong peserta didik menjadi warga negara yang baik, melalui kepeduliannya terhadap permasalahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat sekitarnya. Kepedulian tersebut, ditunjukkan dalam bentuk partisipasi aktif dalam pengembangan komunitas yang terkait dengan dirinya. Kompetensi yang dihasilkan bukan lagi terbatas pada kajian pengetahuan dan keterampilan penyajian hasil kajiannya dalam bentuk karya tulis, tetapi lebih ditekankan kepada pembentukan sikap dan tindakan nyata yang harus mampu dilakukan oleh tiap peserta didik. Dengan demikian akan terbentuk sikap yang cinta dan bangga sebagai bangsa Indonesia.

Buku ini merupakan panduan minimal bagi guru dalam membelajarkan peserta didik melalui pendekatan scientific dengan model pembelajaran Discovery Learning (DL), Problem Based Learning (PBL), dan Project Based Learning (PjBL). Di samping itu disajikan pula implementasi model-model pembelajaran alternatif bagi mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, sehingga pembelajaran yang disajikan dapat lebih bermakna. Guru dituntut untuk berani mengembangkan pembelajaran melalui kreasi dan inovasi model-model pembelajaran yang ada sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PPKn dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan bersumber pada lingkungan sosial dan alam sekitarnya.

Buku edisi revisi ini merupakan penyempurnaan dari buku sebelumnya sebagai implikasi dari terbitnya kurikulum 2013 yang telah disempurnakan, meskipun demikian buku ini masih perlu adanya perbaikan dan penyempurnaan.

Guna membantu sahabat guru dalam menyusun persiapan permbelajaran pada tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru PPKn Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download pada link di bawah ini.

Buku Guru PPKn Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



May 20, 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 3 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Hadirnya Kurikulum baru bukan berarti Kurikulum lama tidak bagus. Kurikulum selalu baik dan cocok pada zamannya. Perbedaan signifikan kurikulum 2013 dibanding kurikulum sebelumnya terletak pada Standar Proses dan Standar Penilaian. Standar Proses berkaitan dengan Rencana Pelaksanaan, pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran. Indikasi keberhasilan proses pembelajaran (Standar Proses) ada pada pendekatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach).

Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu, Kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. Pergeseran paradigma belajar dan kerangka kompetensi abad XXI menjadi pijakan di dalam pengembangan Kurikulum 2013.

Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi.

Sudah barang tentu untuk mencapai tema itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang mendukung kreativitas. Itu sebabnya perlu merumuskan Kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba (observation based learning) untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Di samping itu, peserta didik dibiasakan untuk bekerja dalam
jejaringan melalui collaborative learning.

Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Sedikitnya ada dua faktor besar dalam keberhasilan Kurikulum 2013. Pertama adalah: kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan Kurikulum dan buku teks. Kedua: faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk Kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan; dan (iii) penguatan manajemen dan budaya sekolah.

Seiring implementasi Kurikulum 2013 tersebut, guru (mau tidak mau) dipacu untuk terus meningkatkan kemampuan dalam segala hal terkait dengan bidang pekerjaan (mulia) nya ini. Kemampuan mengelola kelas, merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, serta melakukan penilaian. Oleh karena itu, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pembelajaran diperlukan Buku Panduan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah yang sekaligus menjadi panduan implementasi Kurikulum 2013.

Panduan ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan atau referensi bagi para pendidik dalam merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai hasil pembelajaran sesuai dengan konsep Kurikulum 2013. Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan Kurikulum 2013, yaitu: kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan Kurikulum, diharapkan mampu menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan. Kesiapan guru lebih penting daripada pengembangan Kurikulum 2013. Karena dalam Kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Guru berperan besar di dalam proses pembelajaran berbasis Kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif terhadap perubahan.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Konghucu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Konghucu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 6 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Hadirnya Kurikulum baru bukan berarti Kurikulum lama tidak bagus. Kurikulum selalu baik dan cocok pada zamannya. Perbedaan signifikan kurikulum 2013 dibanding kurikulum sebelumnya terletak pada Standar Proses dan Standar Penilaian. Standar Proses berkaitan dengan Rencana Pelaksanaan, pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran. Indikasi keberhasilan proses pembelajaran (Standar Proses) ada pada pendekatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach).

Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu, Kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. Pergeseran paradigma belajar dan kerangka kompetensi abad XXI menjadi pijakan di dalam pengembangan Kurikulum 2013.

Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi.

Sudah barang tentu untuk mencapai tema itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang mendukung kreativitas. Itu sebabnya perlu merumuskan Kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba (observation based learning) untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Di samping itu, peserta didik dibiasakan untuk bekerja dalam
jejaringan melalui collaborative learning.

Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Sedikitnya ada dua faktor besar dalam keberhasilan Kurikulum 2013. Pertama adalah: kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan Kurikulum dan buku teks. Kedua: faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk Kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan; dan (iii) penguatan manajemen dan budaya sekolah.

Seiring implementasi Kurikulum 2013 tersebut, guru (mau tidak mau) dipacu untuk terus meningkatkan kemampuan dalam segala hal terkait dengan bidang pekerjaan (mulia) nya ini. Kemampuan mengelola kelas, merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, serta melakukan penilaian. Oleh karena itu, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pembelajaran diperlukan Buku Panduan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah yang sekaligus menjadi panduan implementasi Kurikulum 2013.

Panduan ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan atau referensi bagi para pendidik dalam merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai hasil pembelajaran sesuai dengan konsep Kurikulum 2013. Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan Kurikulum 2013, yaitu: kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan Kurikulum, diharapkan mampu menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan. Kesiapan guru lebih penting daripada pengembangan Kurikulum 2013. Karena dalam Kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Guru berperan besar di dalam proses pembelajaran berbasis Kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif terhadap perubahan.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Konghucu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Konghucu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Konghucu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 6 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Sekolah Dasar dibuat sebagai panduan bagi guru dan peserta didik beragama Buddha untuk mempermudah pemahaman tentang agama Buddha sehingga akan memudahkan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. 

Penyusunan buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti sudah diselaraskan dengan silabus sesuai kurikulum 2013. Materi yang yang tertuang dalam buku ini relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia peserta didik. Buku ini juga selain memuat materi juga memuat sistem penilaian beserta hasil yang diharapkan. Buku ini diharapkan akan bisa menggambarkan pembentukan proses pembelajaran dari hal yang bersifat faktual, konseptual, dan aktivitas peserta didik sehingga yang tadinya harus diberi tahu akan menjadi peserta didik yang tahu.

Para penulis yang semuanya guru Pendidikan Agama Buddha yang memiliki kompetensi yang cukup akan menyajikan materi ini dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik sesuai dengan usianya masing-masing. Buku ini yang walaupun disusun dengan penuh konsentrasi dan tanggungjawab tentu masih jauh dari kata sempurna. Seperti kata pepatah “Tiada gading yang tidak retak”.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Budha Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Budha Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 3 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Sekolah Dasar dibuat sebagai panduan bagi guru dan peserta didik beragama Buddha untuk mempermudah pemahaman tentang agama Buddha sehingga akan memudahkan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. 

Penyusunan buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti sudah diselaraskan dengan silabus sesuai kurikulum 2013. Materi yang yang tertuang dalam buku ini relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia peserta didik. Buku ini juga selain memuat materi juga memuat sistem penilaian beserta hasil yang diharapkan. Buku ini diharapkan akan bisa menggambarkan pembentukan proses pembelajaran dari hal yang bersifat faktual, konseptual, dan aktivitas peserta didik sehingga yang tadinya harus diberi tahu akan menjadi peserta didik yang tahu.

Para penulis yang semuanya guru Pendidikan Agama Buddha yang memiliki kompetensi yang cukup akan menyajikan materi ini dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik sesuai dengan usianya masing-masing. Buku ini yang walaupun disusun dengan penuh konsentrasi dan tanggungjawab tentu masih jauh dari kata sempurna. Seperti kata pepatah “Tiada gading yang tidak retak”.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Budha Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 3 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang agar peserta didik tidak hanya bertambah pengetahuannya, tetapi juga meningkat keterampilan, sikap dan perilaku serta semakin mulia kepribadiannya. Tujuan luhur yang ingin dicapai adalah adanya kesatuan utuh antara kompetensi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Melalui pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti diharapkan akan melahirkan anak-anak didik yang tidak saja pengetahuan agamanya semakin bagus, tetapi juga keterampilan dan sikapnya semakin baik. Semua ini adalah modal berharga bagi peserta didik untuk dapat hidup bersama yang terjalin dalam hubungan harmonis antara dirinya dengan sesama, dengan Tuhan dan dengan lingkungannya. 

Dengan demikian, pengetahuan agama dan budi pekerti yang dipelajari para peserta didik akan menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka, baik untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam agama Hindu ada dikenal dengan Tri Marga (bakti kepada Sang Hyang Widhi, orang tua, dan guru; karma, bekerja sebaik-baiknya untuk dipersembahkan kepada orang lain dan Sang Hyang Widhi; jnana, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal hidup dan penuntun hidup), dan Tri Warga (dharma, berbuat berdasarkan atas kebenaran; artha, memenuhi harta benda untuk hidup berdasarkan kebenaran, dan kama, memenuhi keinginan sesuai dengan norma norma yang mulia).

Dalam pembentukan budi pekerti, proses pembelajarannya mesti mengantarkan peserta didik dari pengetahuan tentang dharma lalu menimbulkan komitmen atau satya terhadap kebaikan, akhirnya benar-benar menjalankan kebaikan, sehingga perilaku kebaikan dan akhlak mulia menjadi sebuah kebiasaan hidup. Buku Panduan Siswa ini ditulis dengan tanggung jawab moral untuk mengantarkan peserta didik menuju pada hidup dan kehidupan yang penuh dengan kesejahteraan, keteduhan dan kedamaian (lokhasam graham).

Metode pembelajarannya dituangkan dalam ranah kegiatan mengamati; menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi dasar (KD) dalam kegiatan keagamaan yang harus dilakukan para pendidik kepada peserta didik dalam usaha memahami pengetahuan agamanya dan mengaktualisasikannya ke dalam tindakan nyata dan sikap keseharian, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial, pemahaman konsep, dan aplikasi konsep pengetahuan agama.

Dalam hal ini mengingat Buku ini bersifat minimal dan berisi petunjuk umum. Sehingga siswa dapat memperkayanya secara kreatif dan inovatif dengan kegiatan-kegiatan lain yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam sekitar demi untuk membuat proses belajar yang berkualitas. Khususnya pendidikan Agama Hindu dalam rangka mempersiapkan generasi 100 tahun Indonesia Merdeka pada 2045.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Hindu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Hindu Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 6 SD 
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang agar peserta didik tidak hanya bertambah pengetahuannya, tetapi juga meningkat keterampilan, sikap dan perilaku serta semakin mulia kepribadiannya. Tujuan luhur yang ingin dicapai adalah adanya kesatuan utuh antara kompetensi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Melalui pembelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti diharapkan akan melahirkan anak-anak didik yang tidak saja pengetahuan agamanya semakin bagus, tetapi juga keterampilan dan sikapnya semakin baik. Semua ini adalah modal berharga bagi peserta didik untuk dapat hidup bersama yang terjalin dalam hubungan harmonis antara dirinya dengan sesama, dengan Tuhan dan dengan lingkungannya. 

Dengan demikian, pengetahuan agama dan budi pekerti yang dipelajari para peserta didik akan menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka, baik untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam agama Hindu ada dikenal dengan Tri Marga (bakti kepada Sang Hyang Widhi, orang tua, dan guru; karma, bekerja sebaik-baiknya untuk dipersembahkan kepada orang lain dan Sang Hyang Widhi; jnana, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal hidup dan penuntun hidup), dan Tri Warga (dharma, berbuat berdasarkan atas kebenaran; artha, memenuhi harta benda untuk hidup berdasarkan kebenaran, dan kama, memenuhi keinginan sesuai dengan norma norma yang mulia).

Dalam pembentukan budi pekerti, proses pembelajarannya mesti mengantarkan peserta didik dari pengetahuan tentang dharma lalu menimbulkan komitmen atau satya terhadap kebaikan, akhirnya benar-benar menjalankan kebaikan, sehingga perilaku kebaikan dan akhlak mulia menjadi sebuah kebiasaan hidup. Buku Panduan Siswa ini ditulis dengan tanggung jawab moral untuk mengantarkan peserta didik menuju pada hidup dan kehidupan yang penuh dengan kesejahteraan, keteduhan dan kedamaian (lokhasam graham).

Metode pembelajarannya dituangkan dalam ranah kegiatan mengamati; menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi dasar (KD) dalam kegiatan keagamaan yang harus dilakukan para pendidik kepada peserta didik dalam usaha memahami pengetahuan agamanya dan mengaktualisasikannya ke dalam tindakan nyata dan sikap keseharian, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial, pemahaman konsep, dan aplikasi konsep pengetahuan agama.

Dalam hal ini mengingat Buku ini bersifat minimal dan berisi petunjuk umum. Sehingga siswa dapat memperkayanya secara kreatif dan inovatif dengan kegiatan-kegiatan lain yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam sekitar demi untuk membuat proses belajar yang berkualitas. Khususnya pendidikan Agama Hindu dalam rangka mempersiapkan generasi 100 tahun Indonesia Merdeka pada 2045.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Hindu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Hindu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Hindu Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



May 9, 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 6 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, dan menjadi semakin dekat dengan Allah sendiri. Sebagaimana tertulis dalam Mazmur 119:73, “Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu”. Tidak sekedar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama siswa yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dan manusia dengan lingkungannya. Untuk itu, pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, kasih sayang, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan kreativitas.

Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6 ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya dan diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial.

Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi guru untuk berkreasi dan memperkayanya dengan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan, yang bersumber dari lingkungan alam, sosial, dan budaya sekitar.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Kristen Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Kristen Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 3 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, dan menjadi semakin dekat dengan Allah sendiri. Sebagaimana tertulis dalam Mazmur 119:73, “Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu”. Tidak sekedar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama siswa yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dan manusia dengan lingkungannya. Untuk itu, pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, kasih sayang, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan kreativitas.

Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3 ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya dan diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial.

Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi guru untuk berkreasi dan memperkayanya dengan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan, yang bersumber dari lingkungan alam, sosial, dan budaya sekitar.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Kristen Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Kristen Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Kristen Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.


Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 6 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018


Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kita bersyukur kepada Allah yang Mahakuasa atas terbitnya buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang telah direvisi dan diselaraskan sesuai perkembangan Kurikulum 2013. 

Agama terutama bukanlah soal mengetahui mana yang benar atau yang salah. Tidak ada gunanya mengetahui tetapi tidak melakukannya, seperti dikatakan oleh Santo Yakobus: “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati” (Yakobus 2:26).

Demikianlah, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Begitulah Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama peserta didik yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dengan lingkungannya. Untuk itu, pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, cinta kasih, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran
intelektual, dan kreativitas. Nilai-nilai karakter itu digali dan diserap dari pengetahuan agama yang dipelajari para siswa dan menjadi penggerak dalam pembentukan, pengembangan, peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan perilaku anak didik agar mau dan mampu melaksanakan tugas-tugas hidup mereka secara selaras, serasi, seimbang antara lahir-batin, jasmani-rohani, materialspiritual, dan individu-sosial. Selaras dengan itu, pendidikan agama Katolik secara khusus bertujuan membangun dan membimbing peserta didik agar tumbuh berkembang mencapai kepribadian utuh yang makin mencerminkan diri mereka sebagai gambar Allah, sebab demikianlah “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia” (Kejadian 1:27).

Sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar Allah, manusia perlu mengembangkan sifat cinta kasih dan takut akan Allah, memiliki kecerdasan, keterampilan, budi pekerti luhur, memelihara lingkungan, serta ikut bertanggung jawab dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. [Sigit DK: 2013]

Buku pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatankegiatan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Akan tetapi, pengetahuan agama bukanlah hasil akhir yang dituju. Pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Di dalamnya, dirancang urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, buku ini menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-teman sekelasnya untuk memahami dan menjalankan ajaran iman katolik.

Buku ini bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa didorong untuk mempelajari agamanya melalui pengamatan terhadap sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Lebih-lebih untuk usia remaja perlu ditantang untuk kritis sekaligus peka dalam menyikapi fenomena alam, sosial, dan seni budaya. Peran guru sangat penting untuk menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersedian kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi kreativitas guru untuk memperkayanya dengan kegiatankegiatan lain yang sesuai dan relevan dengan tempat di mana buku ini diajarkan, baik belajar melalui sumber tertulis maupun belajar langsung dari sumber lingkungan sosial dan alam sekitar.

Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia sebagai lembaga yang bertanggungjawab atas ajaran iman Katolik berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas kerja sama yang baik selama ini mulai dari proses penyusunan kurikulum hingga penulisan buku teks pelajaran ini.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Katolik Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Katolik Kelas 6 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.



May 6, 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 3 SD
Kurikulum 2013 Revisi 2018



Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018
Kita bersyukur kepada Allah yang Mahakuasa atas terbitnya buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang telah direvisi dan diselaraskan sesuai perkembangan Kurikulum 2013. 

Agama terutama bukanlah soal mengetahui mana yang benar atau yang salah. Tidak ada gunanya mengetahui tetapi tidak melakukannya, seperti dikatakan oleh Santo Yakobus: “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati” (Yakobus 2:26).

Demikianlah, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Begitulah Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama peserta didik yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dengan lingkungannya. Untuk itu, pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, cinta kasih, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran
intelektual, dan kreativitas. Nilai-nilai karakter itu digali dan diserap dari pengetahuan agama yang dipelajari para siswa dan menjadi penggerak dalam pembentukan, pengembangan, peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan perilaku anak didik agar mau dan mampu melaksanakan tugas-tugas hidup mereka secara selaras, serasi, seimbang antara lahir-batin, jasmani-rohani, materialspiritual, dan individu-sosial. Selaras dengan itu, pendidikan agama Katolik secara khusus bertujuan membangun dan membimbing peserta didik agar tumbuh berkembang mencapai kepribadian utuh yang makin mencerminkan diri mereka sebagai gambar Allah, sebab demikianlah “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia” (Kejadian 1:27).

Sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar Allah, manusia perlu mengembangkan sifat cinta kasih dan takut akan Allah, memiliki kecerdasan, keterampilan, budi pekerti luhur, memelihara lingkungan, serta ikut bertanggung jawab dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. [Sigit DK: 2013]

Buku pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatankegiatan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Akan tetapi, pengetahuan agama bukanlah hasil akhir yang dituju. Pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Di dalamnya, dirancang urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, buku ini menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-teman sekelasnya untuk memahami dan menjalankan ajaran iman katolik.

Buku ini bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa didorong untuk mempelajari agamanya melalui pengamatan terhadap sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Lebih-lebih untuk usia remaja perlu ditantang untuk kritis sekaligus peka dalam menyikapi fenomena alam, sosial, dan seni budaya. Peran guru sangat penting untuk menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersedian kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi kreativitas guru untuk memperkayanya dengan kegiatankegiatan lain yang sesuai dan relevan dengan tempat di mana buku ini diajarkan, baik belajar melalui sumber tertulis maupun belajar langsung dari sumber lingkungan sosial dan alam sekitar.

Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia sebagai lembaga yang bertanggungjawab atas ajaran iman Katolik berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas kerja sama yang baik selama ini mulai dari proses penyusunan kurikulum hingga penulisan buku teks pelajaran ini.

Menjelang memasuki tahun pelajaran 2018/2019, berikut kami share Buku Guru dan Siswa PABP Katolik Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat sahabat download di bawah ini.

Buku Guru PABP Katolik Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download
Buku Siswa PABP Katolik Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download

Demikian semoga dapat bermanfaat.